Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Tokoh Entertaint. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Entertaint. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2011

Biografi Bruce Lee


Bruce Lee adalah aktor kenamaan asal China yang terkenal dengan film-film action dengan latar belakang keahliannya dalam ilmu beladiri Kung Fu. Ia bermigrasi ke Amerika tahun 1959 dan terjun dalam dunia film. Sebelumnya di Hongkong ia sempat membintangi sebanyak 20 film. Selain sebagai aktor, ia juga banyak berkecimpung dalam dunia beladiri terutama Kung fu dan mengajarkannya kepada orang Amerika. Bruce Lee dianggap melanggar adat Cina karena mengajarkan Kung fu kepada orang Amerika.

Bruce Lee menjadi legenda tidak hanya disebabkan keahlian bela dirinya, namun juga karena kemampuan actingnya di layar lebar. Lee Mengajarkan bahwa manusia bisa memiliki kekuatan luar biasa (setengah dewa) dengan kombinasi latihan yang benar, diet, dan latihan yang berat. Ia memang tidak tampak berotot seperti Arnold Schwarzenegger. Usianya juga tidak panjang karena ia meninggal pada umur 32 tahun. Kematiannya hingga kini juga masih menjadi misteri. Otopsi menyebutkan ia terkena endema otak yang terjadi akibat reaksi aneh dalam tubuhnya setelah mengkonsumsi obat pereda rasa sakit Equagesic. Namun dalam otopsi berikutnya ditemukan juga kandungan Mariyuana di tubuh Bruce Lee.

Hingga meninggal ia hanya membintangi 3 film di Amerika. Film-filmya juga dengan kualitas gambar yang kurang baik, skenario yang sederhana, dan dianggap para kritikus film sebagai film yang kurang bermutu. Lalu apa yang membuat Bruce Lee melegenda? Keistimewaan film Bruce Lee adalah keindahan bela diri dan tarian kekerasan yang mengalir tanpa adanya efek khusus alias natural. Adegan film Hollywood dengan bantuan efek canggih ternyata tidak bisa membuat kekerasan menjadi indah seperti film Bruce Lee.

Lee banyak menghabiskan waktu untuk mengolah tubuhnya yang kecil menjadi senjata yang hebat. Sejak kecil memang sudah terobsesi dengan seni bela diri dan pembentukan tubuh. Semasa kecil ia menjadi anggota geng sehingga orang tuanya sangat khawatir dan segera mengirimnya ke Amerika sebelum usianya 18 tahun. Di Amerika ia mengajarkan seni bela diri Wing Chun yang dipelajarinya di Hongkong. Pada turnamen Kung fu terbesar Amerika di Long Beach ia merebut sabuk hitam.

Lee kemudian menjadi aktor sebagai Kato dalam the Green Hornet (drama superhero di TV). Ia pun terus melakukan latihan berat, mengkonsumsi vitamin, gingseng untuk membentuk tubuhnya. Walaupun sebagai aktor populer di seantero Asia, tetapi Hollywood tak pernah memberinya kesempatan untuk membuat film. Bruce Lee kemudian kembali ke Honggkong dan membuat film di tanah kelahirannya. Film-film Bruce Lee sangat populer di Asia hingga akhirnya Hollywood meliriknya untuk membuat film laga sesuai keinginan Bruce Lee. Namun sebelum film pertama (enter the dragon) dirilis, Bruce Lee keburu meninggal secara misterius . Setelah di rilis, film Bruce Lee meledak hingga menghasilkan uang lebih dari 200 juta dolar.

Sumber : biografitokohdunia

Senin, 11 Juli 2011

Biografi Bob Dylan



Bob Dylan adalah seorang seniman hebat, musisi, penyair dan seorang pengkritik yang tajam dari ketimpangan sosial yang terjadi di sekitarnya. Melalui syair-syairnya yang penuh protes sosial dan terus di kenang hingga kini. Bab Daylan terlahir dengan nama Robert Allan Zimmerman, 24 Mei 1941 di Duluth Minnesotta Amerika Serikat.

Album pertamanya dirilis tahun 1962 mengusung tema tentang kehidupan rakyat miskin dan kaum tertindas dengan alat musik gitar dan harmonika dengna title The Freewheelin Bob Dylan. Tahun 1963 ia kembali merilis album The Times They Are a-Changin. Dylan mengejutkan khalayak musik rakyat ketika tampil bersama sebuah band rock pada pertengahan tahun 1960-an karena terisnpirasi kelompok musik The Beatles dan Byrds. Lagu dengan versi Rock Mr Tambourine Man menjadi hits tahun 1965. Lagu-lagunya yang menjadi hits antar lain Bringing It All Back Home, Higway 61 Revisited dan Blonde On Blonde.

Karakter suara Bob Dylan terdengar sengau dan parau sesuai dengan aliran musiknya folk-blues. Namun lirik-lirik lagunya banyak diilhami tokoh-tokoh sastra seperti John Keats, Arthur Rimbaud dan Jack Keraouac. Namun tahun 1966, gaya musiknya mengalami perubahan dengan mengusung aliran country seperti terlihat pada lagunya Wesley Harding dan Nashville Skyline.

Sekitar tahun 1970-1n Bob Dylan terjun dalam dunia film dan bermain untuk film Pat Garrett fan Bily the Kid yang disutradarai Sam Peckinpah dan pada tahun 1987 ia bermain dalam film Heart of fire. Ia bahkan sempat mensutradarai dan bermain sebagai pemeran utama dalam film drama Renaldo and calara. Album-albumnya memasuki tahun 1970-an lebih bertemakan religius seperti terlihat dalam lagu Slow Train Coming. Tahun 1995 ia membuat album live akustik Bob Dylan: Unplugged.

Sumber : biografitokohdunia

Jumat, 08 Juli 2011

Biografi The Beatles




Kelompok music The Beatles berasal dari kota Liverpool Inggris,sebuah kota pelabuhan di Pantai Barat Inggris. The Beatles beranggotakan para legenda music dunia yaitu John Lennon, Paul Mc Cartney, George Horrison, dan Stuart Sutcliffe. Tahun 1961 Stuart Sutcliffe keluar dari The Beatles dan posisi sebagai pemain bass digantikan paul. Penampilan The Beatles di Liverpool tahun 1961 mendapat sambutan meriah, bahkan seorang pengusaha lokal Brian Epstein tertarik dan akhirnya menjadi manajer The Beatles. Berkat usahanya, Beatles kemudian membuat kontrak rekaman dengan Parlophone cabang perusahaan rekaman EMI Records tahun 1962.

Ringgo Starr kemudian masuk menjadi personil baru the Beatles tahun 1962 sebagai pemain drum permanen. Pada bulan Oktober 1962 mereka merilis single berjudul Love Me Do yang meraih posisi ke 17 lagu terpopuler di Inggris. Selanjutnya Please Me yang dirilis tahun 1963 menduduki ranking ke 2 lagu terpopuler dan menjadi momentum kepopuleran Beatles di Seantero Eropa.

Beatles kemudian menjelajah ke Benua amerika mengadakan tur di berbagai kota Besar. Sambutan masyarakat Amerika benar-benar menggila. Ratusan ribu orang selalu memadati konser-konser Beatle, bahakan jutaan orang menyaksikan lewat layar televisi. Album-album Beatle juga sukses di pasar Amerika, Eropa bahkan Asia. Sejak album Rubber Soul (1965) Beatle telah mengubah image dari lagu-lagu cinta menjadiberaliran rock dengan tema lagu yang beragam. Produser George Martin juga memainkan peran penting dalam memberikan kebebasan kepada mereka untuk bereksplorasi dalam mencipta lagu.

Padaa 29 Agustus 1966 Beatles menggelar konser terakhir di San Fransisco. Setelah itu mereka kembali ke studio untuk melakukan rekaman single Lan/Strawbery Field Forever (1967). Namun keretakan di kelompok ini mulai tampak di tahun 1969. Namun Betle tetap menghasilkan album-album top seperti The Beatles dan Refolver. Keretakan makin memuncak hingga tanggl 10 April 1970 Beatle secara resmi menyatakan bubar.

Banyak orang menginginkan grup music ini bersatu kembali, namun setelah John Lenon tewas ditembak penggemarnya tanggal 8 Desember 1980 harapan penggemar Beatle di seluruh dunia tidak bakal terwujud. Namun tahun 1995 single Free as a bird di rilis di bawah stempel beatles. Demikian pula The Beatles Anthology sebuah serial sejarah untuk Televisi di rilis. Hingga kini lagu-lagu beatles tetap di buru penggemarnya hingga menasbihkan bahwa Beatle tak pernah mati.

Sumber : biografitokohdunia

Senin, 04 Juli 2011

Biografi Igor Stravinsky



Igor Stravinsky merupakan musisi klasik ternama, salah satu komposer berpengaruh di abad 20 dan namanya disejajarkan dengan vivaldi, mozart, maupun Bethoven. Karyanya  The Rite Of Spring sangat terkenal dan menggemparkan dunia musik sejak dipentaskan di Theater des Champs Elysees Paris tanggal 29 Mei 1913. Setelah pementasan itu, ia tak pernah berhenti berekspresi dan berkreasi sehingga menghasilkan karya yang sangat populer.

Igor Stravinsky lahir 17 Juni 1882 di Orenienbaum barat daya St Petersburg Rusia. Pendidikan tinggi di perolehnya di Univesitas St Petersburg Ayahnya seorang penyanyi opera yang banyak tampil di Kota Kiev dan St Petersburg. Bakat musiknya di asah oleh sang guru Nikolay Rimsky Korsakov, sehingga melodi-melodi, warna musik, dan irama musik ciptaan Stravinsky banyak dipengaruhi karya-karya sang guru.



Pada tahun 1910 Serge Diaghilev mengajak Stravinsky mementaskan karyanya di Paris Opera karena terpikat dengan karya Stravinsky Schero (1908) dan Firework (1910). The Firebird, Petruskha, dan The Rite of Spring menjadi karya-karya sensasional saat itu. Sejak itu, Stravinsky menempatkan namanya sebagai komposer ternama, posisi yang begitu sulit dicapainya dan baru dilepaskan setelah ia meninggal dunia 60 tahun kemudian. Setelah meninggalkan Rusia, Stravinsky tinggal di Swiss dan kemudian pindah ke Paris. Tahun 1939 dia pindah ke Hollywood karena suasana di Eropa kurang kondusif akibat perang. Ia kemudian pindah lagi ke New York City tahun 1969, dan ketika ditanya alasan mengapa hidupnya selalu berpindah ia menjawab agar bisa berubah lebih cepat. Sepanjang masa itu, ia selalu bereksperimen dengan setiap teknik musik abad 20 meliputi tonal, polytonal dan serialisme 12 nada. Stravinsky berhasil membuat berbagai bentuk musik dengan mengadaptasi gaya-gaya melodis dengna tetap memunculkan ciri khasnya.

Dalam perjalanan karirnya yang panjang, Stravinsky banyak meneghasilkan simpini, concerto, oratorium dan jenis karya paduan suara yang benar-benar unik. Menurut seorang komposer Philip Glass, Stravinsk paling jago membuat jenis musik drama. Namun Stravinsky hanya memimpin orcestra sekali dalam hidupnya yaitu saat acara kehormatan di balai kota New York City tahun 1959. Saat itu benar-benar dinantikan penggemarnya. Stravinsky memulai konser dengan musik Les Noces, di iringi empat piano yang dimainkan Samuel Barber, Aaron Copland, Lukas Foss dan Roger Sessions. Stravinsky memimpin orkestra dengan energi dan semangat total. Philip Glass mengungkapkan” menyaksikan pertunjukan Stravinsky adalah kenangan yang sangat berharga” Dia adalah seorang revolusioner di bidang musik yang karya-karyanya tak lekang oleh jaman.

Sumber : biografitokohdunia

Selasa, 28 Juni 2011

Biografi Mozart

Mozart


Wolfgang Amadeus Mozart (lahir di Salzburg, 27 Januari 1756 – meninggal di Wina, Austria, 5 Desember 1791 pada umur 35 tahun) adalah seorang komponis. Ia dianggap sebagai salah satu dari komponis musik klasik Eropa yang terpenting dan paling terkenal dalam sejarah. Karya-karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara luas diakui sebagai puncak karya musik simfoni, musik kamar, musik piano, musik opera, dan musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die Zauberflöte. Banyak dari karya Mozart dianggap sebagai repertoar standar konser klasik dan diakui sebagai mahakarya musik zaman klasik. Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Köchel-Verzeichnis.

Mozart, yang dikenal memiliki kemampuan tala mutlak (mengenal nada dengan tepat tanpa bantuan alat), mengenal musik sejak lahir. Ayahnya, Johann Georg Leopold Mozart adalah komponis penting pada jamannya, salah satu karyanya yang paling penting adalah Kindersinfonie ("Simfoni Anak-Anak"). Wolfgang adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara yang meninggal prematur. Hanya dia dan Maria Anna Mozart ("Nannerl") yang bertahan hidup sampai dewasa. Sewaktu berumur empat tahun, Mozart sudah mampu memainkan harpsichord dan melakukan improvisasi pada karya-karya musik pendahulunya. Dia bahkan menulis komposisinya yang pertama saat berumur lima tahun. Karya-karyanya antara lain adalah Violin Sonata, dan beberapa Minuet. Leopold mengumpulkan semua komposisi ini tanpa sepengetahuan anaknya. Demikian halnya dengan Nannerl, dia juga adalah pemain keyboard yang sangat handal. Leopold yang menemukan bakat kedua anaknya merasa “terpanggil” untuk memamerkan mereka ke seluruh Eropa.

Mozart kemudian dibawa untuk bermain piano di depan raja Bayern di München. Pada bulan September 1762, Leopold mengambil cuti panjang dari jabatannya untuk mempromosikan anaknya kepada raja-raja. Mereka lalu berangkat ke Wina. Di sana Mozart bermain piano di depan Ratu Maria Theresia yang terpukau akan keahlian permainan Mozart dan Nannerl. Setelah konser ini, Mozart harus mengikuti konser yang cukup panjang selama tiga tahun yaitu Paris (1763, 1765) dan London (1764-1765). Di tempat-tempat tersebut, Mozart mengadakan konser di depan raja-raja dan juga diuji oleh mereka. Antara lain dengan mengimprovisasi tema-tema yang diberikan oleh penguji dengan mata yang ditutup selembar kain. Mozart disambut sebagai anak ajaib di segala tempat. Di London, dia juga bertemu dengan anak dari Johann Sebastian Bach, yaitu Johann Christian Bach yang sering dipanggil sebagai English Bach. Mozart memainkan piano sonata dalam empat tangan sembari duduk di pangkuan Bach.

Simfoni-simfoni dari Bach dan Carl Friedrich Abel mempengaruhi simfoni-simfoni Mozart yang pertama (K.16 & K.19), yang pada tahun 1764 & 1765. Pada 1767, Mozart menggubah beberapa piano sonata dari komponis-komonis lain dan membuatnya menjadi empat buah piano Concerto pertamanya (K.37, K.39, K.40, K.41). Pada tahun 1768, atas permintaan Kaisar Wina, Mozart menggubah Opera buffa (komik opera), La Finta Semplice (namun tak terpentaskan) dan operetta Bastien und Bastienne.
Pada tahun 1769, Mozart mengadakan perjalanan ke Italia. Hasil perjalanan ini cukup baik, Mozart sangat produktif dalam penciptaan komposisi. Dia menggubah opera Mitridati, rè di Ponto (1770) dan Lucia Silla (1772) dan keduanya mendapat sukses besar dalam pertunjukannya di Milano. Mozart juga mencipatakan banyak simfoni selama perjalanan ini, dan dipengaruhi para komponis-komponis italia seperti Sammartini. Di Bologna, Mozart juga mempelajari Kontrapung pada guru komposisi yang paling terkenal pada masa itu, Padre Martini.Sebelum kembali dari Italia, Mozart tinggal bersama ayahnya selama sepuluh minggu di Wina, Leopold tidak ingin Mozart kembali dan bekerja menjadi “tukang” musik yang tak terlalu dihargai di Salzburg. Leopold berusaha mendapatkan jabatan untuk anaknya di Wina, namun tak berhasil. Sebenarnya, perbuatan Leopold memamerkan anak-anaknya ke seluruh Eropa tak terlalu disukai oleh Kaisar Austria.

Di Wina, Mozart mendengar karya-karya Joseph Haydn yang terbaru dan dia juga berteman dengan Michael Haydn (1737-1806), adik dari Joseph Haydn. Salah satu karya yang penting pada pada masa ini adalah K.183, Simfoni No. 25 in G Minor (1773) dan K. 201, Simfoni in A Major (1774). Pada saat yang sama di Salzburg, Uskup Segismundo meninggal dunia dan digantikan oleh Hieronymous von Colloredo yang otoriter dan enerjik. Sekembalinya dari Italia, Mozart menjabat sebagai Maestro kapel di Salzburg.

Uskup Colloredo yang tak terlalu berminat pada musik, membuat Mozart merasa kesal terutama karena sikapnya yang sering meremehkan Mozart. Untuk melupakan rasa ketidaksukaannya pada Colloredo, Mozart menjadi cukup rajin bekerja, dia mengerahkan kemampuannya untuk penciptaan berbagai komposisi. Pada ulang tahunnya yang ke-21, jumlah komposisinya sudah mencapai tiga ratus buah. Pada tahun 1777 Mozart mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Maestro dan dia memulai karirnya sebagai musisi freelance di Wina. Karya-karya pentingnya dari 1775-1777 termasuk sonata-sonata piano yang pertama, lima Violin Concerto, dan beberapa Piano Concerto, opera La jardinera gingida termasuk karya agungnya yang pertama K.271 dalam Eb Major.

Mozart sekeluarga berencana untuk pergi dan berkarir di Paris. Namun Leopold yang masih terikat kontrak kerja dengan Kapel Uskup Agung Salzburg tak dapat pergi sehingga Mozart pergi ditemani ibunya. Mereka berangkat pada bulan September 1777, dan perjalanannya memakan waktu 16 bulan. Sebelum sampai di Paris, mereka singgah dan menetap selama beberapa waktu di München dan Mannheim. Di Mannheim, Mozart berteman dengan komponis Cannabich dan Holzbauer. Ia mencoba mendapatkan jabatan di sana melalui Pangeran Mannheim namun tak berhasil. Alasan utama Mozart menetap lebih lama di Mannheim adalah karena dia bertemu dan jatuh cinta kepada Aloysia Weber, seorang penyanyi sopran berusia 16 tahun. Leopold yang mengetahui hal ini menulis surat yang mengatakan bahwa Mozart harus memutuskan pilihannya sendiri, apakah dia mau hanya menjadi ‘artis jalanan yang akan dilupakan orang seiring berjalannya waktu atau menjadi seorang musisi yang terkenal, dicintai dan ditulis di berbagai buku’.

Mozart juga menemukan komposisi 6 duetti a Clavicembalo e Violino dari Joseph Schuster dan mengirimnya ke Nannerl. Dia menulis surat ke ayahnya ‘Jika aku tinggal di sini, aku juga akan membuat enam buah dalam gaya yang sama karena mereka cukup laku di sini’

Walau kecewa (dan juga karena cintanya ditolak Aloysia), Mozart meneruskan perjalananya ke Paris. Di Paris, Mozart mulai bekerja dengan memberi les-les privat, dan menciptakan lagu-lagu yang sesuai dengan selera orang Perancis. Mozart mendapat kesempatan untuk mementaskan karyanya oleh Concert Spirituel. Salah satu karya yang paling penting adalah K.297, Simfoni No. 31 ‘Paris’. Namun, setelah pementasan ini, tak lama ibu Mozart jatuh sakit karena demam tinggi dan meninggal pada 3 Juli 1778. Teman Mozart di Paris, seorang bangsawan bernama Grimm menuliskan surat pada Leopold bahwa tak ada masa depan bagi Mozart di Paris terutama karena adanya kontroversi antara para pendukung Gluck dan pendukung opera Italia sehingga Mozart tak diperhatikan.

Leopold kemudian berhasil mendapatkan jabatan organis di Istana Salzburg dengan gaji yang lebih tinggi daripada jabatan sebelumnya. Sebelum berangkat dari Paris, Mozart bertemu kembali dengan J.C. Bach yang sedang mementaskan Opera. Karya-karya penting selain simfoni ‘Paris’ adalah beberapa Violin Sonata termasuk K.304 Violin Sonata in E Minor, K. 299, Concerto for Flute and Harp in C Major, dan K.310, Sonata in A Minor, salah satu sonata Mozart yang memiliki suasana yang kelam karena ini diciptakan Mozart untuk ibunya yang meninggal.

Mozart pulang melalui Mannheim namun orkestra Mannheim yang terkenal telah pindah ke München. Mozart lalu pergi ke München dan tinggal selama beberapa waktu dengan keluarga Weber. Di sini, Mozart mengalami patah hati karena Aloysia mendapatkan jabatan sebagai soprano dan tak mengacuhkan keberadaan Mozart.

Leopold menjadi kesal atas penundaan Mozart dan sikapnya yang kurang bertanggung jawab akan suatu jabatan penting. Dia khawatir kalau-kalau jabatan organis itu diberikan orang lain.

Mozart pulang ke Salzburg dan dia langsung mendapat jabatan sebagai organis di sana. Tugasnya antara lain bermain organ di katedral, istana, dan kapel istana, menggubah lagu pesanan, dan mengajar paduan suara anak-anak.

Tahun 1779 dan 1780 berlangsung tanpa banyak peristiwa. Karya-karya pentingnya pada masa ini termasuk K. 364, Sinfonia Concertante in Eb, Simfoni no. 32-34, beberapa Concerto, serenade, divertimento, musik gerejawi yang termasuk K. 317, Missa Coronation dan K. 339, Vesparae.

Mozart, walau mendapat jabatan penting sebagai organis masih tidak bisa akur dengan Colloredo. Pada musim panas 1780, Mozart mendapat pesanan opera Idomeneo. Mozart melihat kesempatan ini sebagai kemungkinan melepaskan diri dari Colloredo secara perlahan-lahan.

Pertunjukkan Idomeneo berlangsung sukses dan disambut hangat oleh publik. Keluarga Mozart kemudian pergi ke Ausburg untuk menghadiri perayaan karnaval dan pesta tradisional di kota tersebut. Namun tak disangka, Colloredo ternyata juga hadir dalam pesta itu. Dia memaksa Mozart untuk pergi ke Wina bersama rombongannya dan menghadiri penobatan Kaisar Joseph II.

Di Wina Mozart diperlakukan secara tidak hormat sampai-sampai berujung ke pertengkarannya dengan Colloredo. Pada 9 Mei 1781, Mozart bertengkar hebat dengan Colloredo dan meminta dirinya diberhentikan, namun ditolak. Satu bulan kemudian, Mozart dipecat secara tidak hormat. Ia pindah rumah ke keluarga Weber di Wina. Ia tidak kembali ke Salzburg.

Aloysia Weber sudah menikah dengan seorang aktor, namun Mozart terpikat oleh Constanze Weber, anak ketiga keluarga Weber. Ayahnya sama sekali tak menyetujui hubungan Mozart itu. Untuk meredakan ketegangan, Mozart pindah ke rumah sendiri pada September 1781. Pada 15 Desember 1781, Mozart mengakui hubungannya dengan Constanze. Leopold tetap tidak merestui hubungan tersebut.

Sebenarnya, Mozart tidak dapat melepaskan diri karena ibu Konstanze mengancam apabila hubungan mereka putus, Mozart harus mengganti uang kompensasi yang telah banyak dikeluarkan.

Pada 4 Agustus 1782 Mozart menikahi Constanze di katedral St. Stefanus. Keesokan harinya, Mozart mendapat surat dari Leopold yang isinya merestui hubungan mereka walau surat tersebut bernada dingin. Pernikahan Mozart cukup bahagia walau mereka cukup banyak menghadapi tantangan hidup. Mozart selalu mengalami krisis uang namun dia tak pernah hidup dalam kemiskinan, dan dari enam anaknya, hanya dua yang hidup.

Mozart mencari nafkah dengan mengajar tiga atau empat murid yang kaya dan memainkan konsert-konsert di rumah bangsawan di Wina. Pada Desember 1781, Mozart tampil di Istana Kaisar dalam suatu pelombaan informal dengan Muzio Clementi. Mereka berdua membuat improvisasi secara individual dan bersama-sama memainkan sonata. Meskipun Mozart dianggap menang dalam lomba tersebut, tapi harapannya untuk mendapatkan jabatan di istana tak terpenuhi.

Pada 16 Juli 1782, Mozart menggelar opera Die entfuhrung aus dem Serail. Opera ini mendapatkan sambutan meriah dari publik. Kaisar Joseph II mengatakan pada Mozart bahwa opera tesebut memiliki “nada yang banyak sekali” dan Mozart menjawab “jumlah nada yang tepat secara persis, Baginda“. Bahkan Gluck meminta pertunjukan opera tersebut diulang.

Pada tahun yang sama, ia sering bermain secara rutin di rumah Pangeran Gottfried von Swieten. Swieten yang tertarik dengan musik Barok ternyata mempengaruhi Mozart dalam pembuatan komposisi. Mozart mengembangkan gaya kontrapung dalam musiknya.

Pada tahun 1784, Mozart bergabung menjadi anggota Freemason, suatu serikat yang mendukung ide persaudaraan di bawah Tuhan. Berkat serikat inilah Mozart dapat meminjam uang pada saat ia perlu.
Puncak karier Mozart terdapat di masa 1784-1786. Mozart sangat rajin menggubah. Dia membuat duabelas Concerto dan dianggap para musikolog sebagai karyanya yang paling penting. Walau Kaisar Joseph II ikut mendengar konser Mozart, hal itu sama sekali tak membantu keuangannya. Mozart diberi jabatan sebagai pemusik istana dengan gaji yang tak terlalu besar.

Le Nozze di Figaro ("Pernikahan Figaro") dipentaskan pertama kali di Wina pada tahun 1786 dan meraih sukses sehingga Mozart membawanya ke Praha (ibukota Ceko) dengan kesuksesan lebih besar lagi.

Mozart menggubah beberapa karya lagi antara lain K. 505, Simfoni No. 38 in D Major ‘Prague’. Berkat kesuksean Le Nozze di Figaro, Mozart bersemangat untuk membuat opera baru antara lain Don Giovanni, sebuah komik opera. Mozart untuk pertama kali memakai trombon pada operanya, hal inilah yang mengakibatkan munculnya efek yang cukup dramatis. Pada tahun 1787, Leopold meninggal dunia dan cukup mempengaruhi karya Mozart.
Simfoni-simfoni terakhir Mozart, Simfoni No. 39, 40, dan 41 ‘Jupiter’ tak diketahui secara pasti apakah mereka dipentaskan sebelum Mozart meninggal atau tidak. Pada musim semi tahun 1789, Mozart pergi ke Berlin tampil sebagai pianis di depan Pangeran Sachsen di Dresden, dia juga bermain organ di Thomaskirche di Leipzig. Dia juga memainkan konser privat di depan Friedrich Wilhelm II, di kunjungannya ke Potsdam dan Berlin. Wilhelm II memintanya membuat enam kuartet piano dan enam piano sonata yang sayangnya tak sempat terselesaikan oleh Mozart.

Kembali ke Wina, Mozart mementaskan operanya, Die Zauberflote ("Seruling Ajaib"). Opera ini sukses besar, libretto-nya ditulis oleh Emanuel Schikaneder (1751-1812). Setelah opera ini selesai, Mozart mendapat pesanan dari Pangeran Franz von Walsegg untuk membuat sebuah Requiem yang bermaksud menjadikan komposisi tersebut sebagai karyanya untuk mengenang istrinya yang telah meninggal. Mozart tak sempat menyelesaikan karya besar ini lalu diteruskan oleh muridnya, Franz Xaver Süssmayr. Menurut beberapa sumber, Mozart tak sanggup menyanyikan bagian Lacrimosa saat sedang memainkan lagu ini dengan teman-temannya. Dari musiknya yang kelam, Franz Beyer mengomentari, dalam album Requiem ‘Aku bisa mendengar suara Mozart, yang berbicara untuk kepentingannya sendiri, dengan keadaan yang mendesak, seperti anak kecil yang sakit dan melihat ibunya dengan penuh harapan dan ketakutan akan perpisahan’. Mozart juga mengalami takut akan kematian. Pada tanggal 5 Desember 1791, Mozart meninggal, jam satu pagi.

Sebab-musabab Mozart meninggal tak pernah tercatat dengan jelas. Para musikolog membuat beberapa dugaan kemungkinan kenapa kuburan Mozart tak diketahui letaknya.

1. Mozart diracuni Salieri yang merupakan saingannya. Ada jurnal di Eropa yang mengatakan Salieri mengakuinya sebelum ia meninggal di tempat tidurnya (1825), walau ada cerita lain yang menentang hal ini.
2. Pada pemakaman Mozart terdapat badai salju sehingga keluarganya tak bisa mengikuti pemakaman. Cerita ini dibantah oleh catatan cuaca Wina.
3. Tubuh Mozart dipindahkan ke tempat lain karena keluarganya tak membayar ongkos penguburan.

Sumber : kolom-biografi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...